Minggu, 02 November 2014

LAPORAN HASIL PENELITIAN
“PENGARUH RAGI DALAM PEMBUATAN TAPE”






DISUSUN OLEH:
NAMA   : EVIK FAJAR SAFITRI       
NO         : 13
KELAS :X MIA 5 ICT

SMAN KEBAKKRAMAT TAHUN AJARAN 20014/2015 


                                                                     

BAB I
PENDAHULUAN
Latar Belakang
Tape ketan adalah makanan tradisional Indonesia yang terbuat dari bahan ketan yang diolah secara fermentasi. Dalam proses fermentasi tape ketan: tahap persiapan,pengerjaan dan fermentasi  merupakan tahap yang berpengaruh penting untuk menghasilkan tape ketan dengan mutu baik.

Rumusan Masalah
Adakah pengaruh ragi dalam proses pembuatan tape ketan?

Tujuan Penelitian
Tujuan penulisan laporan penelitian adalah:
-Untuk mengetahui langkah-langkah proses pembuatan tape ketan

Manfaat Penelitian
-Sebagai sumber informasi untuk mengetahui cara pembuatan tape ketan
-Sebagai sumber informasi pengetahuan tentang proses fermentasi pada pembuatan tape ketan
















BAB II
TINJAUAN PUSTAKA

Kajian Teori
 Pengertian Tape
Tape merupakan makanan tradisional yang banyak dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia, terutama orang sunda. Tape ini dibuat dengan cara difermentasikan selama 2-3 hari, dengan bantuan bakteri saccharomyces cerivisiae. Mucor chlamidosporus dan Endomycopsis fibuligera.
Pengertian Fermentasi
Fermentasi adalah proses produksi energi dalam sel dalam keadaan anaerobik (tanpa oksigen). Secara umum, fermentasi adalah salah satu bentuk respirasi anaerobik, akan tetapi, terdapat definisi yang lebih jelas yang mendefinisikan fermentasi sebagai respirasi dalam lingkungan anaerobik dengan tanpa akseptor elektron eksternal.

Kajian dan Hasil Penelitian
Fermentasi yang terjadi pada beras ketan terjadi selama 3 hari.Proses pembuatan tape ketan ini ada hal-hal yang harus diperhatikan supaya proses fermentasi  tersebut berlangsung secara sempurna. Selama proses  fermentasi tidak memerlukan oksigen. Oleh karena itulah, proses fermentasi pada ketan yang tertutup rapat. Lamanya proses fermentasi juga mempengaruhi hasil tersebut.

Rumusan Hipotesis
 Pemberian ragi yang tepat menentukan berhasilnya pembuatan tape.












BAB III
METODE PENELITIAN
Variabel
a)      Variabel Bebas  : Pemberian ragi yang tepat
 b)      Variable terikat : Pembuatan tape berhasil
 c)       Variabel control : Beras ketan
Populasi dan Sampel
Adapun yang menjadi populasi dalam penelitian ini adalah keseluruhan tape yang menjadi sampel penelitian.
 Alat dan Bahan Pembuatan Tape Ketan
a)  Alat :
1)      Panci         3) Sendok             5) Centong
2)      Baskom     4) Kompor
b)  Bahan :
1)      beras ketan            3) Air               5) Daun pisang
2)      ragi                        4) Ragi
Langkah-langkah kerja:
1. menyiapkan alat dan bahan.
2. haluskan ragi mengunakan sendok
3. mencuci beras ketan hingga bersih.
4.Rendam beras ketan selama semalam
5. Masak beras menggunakan panci diatas kompor dengan api sedang (seperti memasak nasi)
5. setelah beras ketan tadi sudah matang, diangkat, lalu dingingkan
6. taburkan ragi yang dihaluskan diatas ketan
7. masukan kedalam tempat penyimpanam yang rapat
8. Setelah 3 hari buka tape ketan dari tempat penyimpanan









Jadwal Penelitian
Nama kegiatan
Hari ke 1
Hari ke 2
Hari ke 3
1.Menyusun proposal
X
2.Menyiapkan alat dan bahan
X
3.Melakukan penelitian
X
4.Analisis data
x
x
x
5.Menulis laporan
x









BAB IV
PEMBAHASAN

P
embahasan
Pembuatan tape ketan memerlukan kecermatan dan kebersihan yang tinggi agar ketan dapat menjadi lunak dan proses fermentasi yang berlangsung dengan baik. Ragi adalah  salah satu komponen yang paling penting untuk membuat tape ketan, karena mengandung bibit jamur yang digunakan untuk fermentasi. Jika pemberian ragi kurang akan berakibat tape menjadi tidak lembut dan tidak mengandung air, jika pemberian ragi terlalu banyak akan berakibat tape menjadi sangat masam dan terlalu banyak mengandung air. Jadi pemberian ragi tape harus pas sesuai takaran.


BAB V
PENUTUP
Kesimpulan
Setelah melakukan penelitian, dapat disimpulkan bahwa fermentasi yang terjadi pada tape ketan terjadi 3 hari. Selain itu juga, dalam proses pembuatan tape ini ada hal-hal yang harus diperhatikan supaya proses fermentasi tersebut berlangsung secara sempurna. Selama proses fermentasi tidak memerlukan oksigen. Oleh karena itulah, proses fermentasi pada ketan yang tertutup rapat lebih cepat dibandingkan dengan ketan yang terbuka.Pemberian ragi yang tepat sangat menentukan keberhasilan pembuatan tape.Lamanya proses fermentasi juga mempengaruhi kadar alcohol yang dihasilkan.
Saran
1. Bagi para pembuat Tape Ketan danTuak, agar memperhatikan kebersihan saat proses pembuatanya

DAFTAR PUSTAKA
http://makalahpenelitian.blogspot.com/   

http://icuk-sugiarto.blogspot.com/2013/11/makalah-pembuatan-fermentasi-tape-ketan.html


Tidak ada komentar:

Posting Komentar