Hai hai hai… balik lagi sama postingan aku selanjutnya
nih!
Oke karena aku suka sama hal-hal yang berhubungan sama
mitologi Yunani, kali ini aku mau post Dewa- Dewa yang ada di Yunani..
Langsung dibaca
daftarnya aja yaaa
Dewa Titan
Dalam
mitologi Yunani, para dewa titan adalah para dewa yang pertama kali ada sebelum
para dewa-dewa di Olimpus hadir. Para dewa-dewa awal ini dilukiskan oleh
Hesiodus dalam karyaTheogoni-nya sebagai para dewa yang muncul begitu saja.
Menurut Hesiodus, awal dari semua kisah para dewa adalah suatu keadaan yang
dinamakan Chaos. Dalam bahasa Yunani, disebut Χαος yang jika diterjemahkan dari
bahasa saat ini, chaos menggambarkan suatu keadaan yang kacau-balau.
Menurut Hesiodus, inilah keadaan awal alam semesta sebelum munculnya para dewa
ke alam semesta. Dari kekacau-balauan inilah muncul legenda yang paling awal
dalam mitologi Yunani.
Gaia
(dalam bahasa Yunani, Gê), Eros (Cinta), the Abyss (Tartarus atau neraka), dan
Erebus adalah dewa yang pertama kali muncul dari kekacau-balauan alam semesta.
Dalam mitologi Romawi, Gaia dikenal sebagai Tellus atau Terra. Hesiodus
menceritakan bahwa setelah Gaia muncul dari Chaos, ia kemudian berhubungan
dengan Oranos (langit), lalu melahirkan 12 titan (para penguasa bumi sebelum
masa para dewa-dewa Olympus).
Keseluruhan dari anak-anak Gaian adalah; 6 titan pria yaitu: Coeus, Crius,
Cronus, Hyperion, Iapetus, dan Oceanus. 6 titan wanita, yaitu: Mnemosyne,
Phoebe, Rhea, Theia, Themis, dan Tethys.
Cronos
adalah titan yang cerdik dan paling bungsu sekaligus titan yang paling nakal
dari antara titan-titan yang lainnya. Melihat kenakalan Cronos, Gaia dan Oranos
kemudian memutuskan bahwa tidak akan ada lagi titan yang lainnya selain mereka.
Suatu
hari, Cronos membunuh ayahnya sendiri, yaitu Oranos. Ia kemudian mengambil
saudaranya Rhea sebagai istri, lalu menjadi penguasa para saudaranya sendiri.
Perilaku Cronos pun dapat dikatakan jahat. Karena takut jika apa yang dia
lakukan terhadap ayahnya akan diikuti oleh anaknya, maka setiap kali Rhea
melahirkan seorang bayi, Cronos akan langsung menyambarnya dan memakannya.
Karena Cronos terus menerus melakukannya, Rhea pun mulai membenci Cronos. Suatu
ketika Rhea akan melahirkan, dia mengakali Cronos dengan membungkus sebuah batu
dengan kain sehingga Cronos akan memakan batu yang disangkanya bayi Rhea
tersebut.
Rhea kemudian menyembunyikan sang bayi aslinya dan menamakannya Zeus yang kelak
akan menjadi dewa segala dewa. Ketika akhirnya Zeus menjadi dewasa, suatu
ketika ia menaruh racun dalam minuman ayahnya, Cronos, sehingga membuat Cronos
memuntahkan semua saudara Zeus dan batu yang dikira Zeus yang sudah lama berada
di perut Cronos.
Zeus pun kemudian menantang ayahnya untuk berperang memperebutkan tahta
kekuasaan. Dengan dibantu oleh Cyclopes yang diselamatkan Zeus dari Tartarus,
Zeus pun akhirnya menang dan menduduki tahta kekuasaan. Cronos kemudian dibuang
ke Tartarus (neraka).
Dewa Olympus
Setelah Zeus
mengalahkan ayahnya, masa pemerintahan alam semesta yang baru pun dimulai. Masa
ini dinamakan, masa dewa Olympus. Dalam masa ini terdapat 12 dewa yang berkuasa
sekaligus mengatur bagian kekuasaannya masing-masing.
1. Zeus
Zeus
adalah Dewa Pemimpin yang bertahta di Olympus. Zeus juga merupakan dewa hujan
dan dewa langit. Ia sering digambarkan dengan sebuah tongkat kerajaan, elang
pada bahunya dan tongkat
petir di tangannya.
Ia
juga digambarkan sebagai sesosok pria berwibawa dengan jenggot dan selalu
terlihat kokoh. Tongkat petir yang dimiliki Zeus, konon adalah senjata terkuat
sehingga membuatnya ditakuti para dewa lain dan para manusia.
Zeus konon sering melemparkan tongkat petirnya kepada mereka yang sering
melanggar sumpah.
Zeus menikah dengan adik perempuannya, Hera yang juga menjadi Dewi Pernikahan.
Zeus membagi dunia menjadi tiga dan membagi dunia-dunia tersebut dengan kedua
saudaranya, Poseidon yang menjadi Dewa Penguasa Lautan, dan Hades yang menjadi
Dewa Penguasa Alam Kematian yang terletak dibawah tanah atau didalam perut
bumi.
2. Poseidon
Poseidon
adalah dewa yang dianggap paling layak untuk mengawasi lautan yang menutupi 2/3
bagian bumi. Poseidon digambarkan sebagai dewa yang selalu membawa tongkat
trisula-nya kemana-mana.
Menurut
mitologi Yunani kuno, Poseidon adalah dewa yang paling kuat di antara
saudara-saudara lainnya sehingga Zeus mempercayakan bagian yang paling luas
dari bumi untuk diatur Poseidon.
Dalam
beberapa epik Yunani kuno, Poseidon digambarkan sebagai sosok dewa yang
tempramental, sehingga membuat sifat dari lautan juga menjadi tempramental.
Poseidon menikahi Amphitrite sebagai istrinya yang merupakan cucu dari Titan
Oceanus.
Meskipun dalam beberapa epik digambarkan sebagai sosok yang tempramental, dalam
beberapa kisah juga digambarkan bagaimana Poseidon sering membantu kaum pelaut.
Dalam suatu kisah lainnya Poseidon juga pernah menghancurkan armada laut
tentara Yunani akibat kesombongan mereka setelah memenangkan suatu peperangan.
3. Hades (Pluto)
Hades
adalah dewa kematian atau dewa neraka dalam Mitologi Yunani. Hades juga dikenal
dengan nama Pluto (Plouton) dalam Mitologi Romawi. Karakter Hades sering
digambarkan bersama anjing berkepala tiga bernama Cerberus di dunia bawah tanah
(neraka).
Di dalam
ke-kristenan kata Hades dipakai untuk menterjemahkan kata Sheol, dalam bahasa
Ibrani, yang artinya alam kubur manusia atau “dunia di bawah”. Bahasa Indonesia
menerjemahkan kata Hades yang berarti alam kubur tersebut dengan kata neraka,
diambil dari bahasa Sanskerta, dengan arti yang sama.
4. Hestia
Hestia adalah
saudara Zeus juga. Dewi Hestia ini tidak memainkan peran apapun dalam mitologi
Yunani kuno. Dewi Hestia selain terkenal sebagai dewi pelindung rumah, dia juga
terkenal sebagai dewi pelindung keluarga, dan dewi perapian.
5.
Hera
Hera
dikenal sebagai istri sekaligus saudara dari Zeus. Hera adalah dewi pernikahan
karena sifatnya yang sangat mengerti kepedihan akibat ketidaksetiaan, sehingga
menjadi pelindung setia bagi para wanita yang sudah menikah.
Ia
digambarkan sebagai dewi yang penuh keagungan dan penuh hikmat. Sering
ditahtakan dan dimahkotai dengan polos (mahkota berbentuk silinder tinggi),
yang hanya dikenakan oleh beberapa dewi-dewi besar.
Keturunan Hera dengan Zeus antara lain, Ares (dewa perang), Hebe (dewi kaum
muda), Eris (dewi perselisihan), dan Eileithyia (dewi kelahiran).
Dalam suatu kisah, dikatakan bahwa karena Hera cemburu dengan Zeus yang
memiliki anak hasil dar hubungan gelap dengan Athena, maka Hera juga melahirkan
anak hasil hubungannya dengan Hephaestus.
Dalam epik mitologi Yunani versi lain, dikatakan bahwa Hephaestus adalah anak
dari Hera dan Zeus, dan karena Hera dan Zeus merasa jijik dengan Hephaestus
yang buruk rupa, maka ia dibuang dari gunung Olympus. Sebagai pembalasan
dendam, Hephaestus mengutuk Hera, dan baru melepaskan kutukannya itu ketika ia
telah menikahi Aphrodite.
Sebagai saudari sekaligus istri Zeus, Hera adalah ratu di kayangan yang menjadi
sumber keirian dan kecemburuan bagi dewi lain di Gunung Olympia. Dia cantik dan
juga licik. Dan meskipun ia sangat sopan, ia sering mendendam pada mereka yang
menghalangi niatnya.
6. Ares
Ares
adalah dewa perang. Ia tidak disukai oleh kedua orang tuanya yaitu, Zeus dan
Hera karena dianggap selalu haus darah dan merupakan pembunuh berdarah dingin.
Kehadirannya
dalam peperangan yang melibatkan Yunani, membuat musuh gemetar di atas lutut
mereka sendiri. Dalam beberapa epik diceritakan bahwa ia akan membunuh semua
mush tanpa ampun jika berani terlibat dalam peperangan terhadap Yunani.
Dewa Ares sering membuat medan peperangan menjadi lautan darah sambil terus
memburu para musuh tanpa ampun.
Ares ternyata juga terkenal sebagai dewa pengecut karena ketika dia terluka,
dia akan lari dari medan perang untuk kembali ke gunung Olympus, tangisannya
kemudian akan terdengar ke seluruh penjuru gunung Olympus.
Lalu bagaimana dengan Kratos, yang dalam dalam game God of War
digambarkan sebagai sang dewa perang?
Jadi begini kisahnya, pada suatu waktu, ketika Ares baru pulang dari suatu
pertempuran di medan perang dan sedang beristirahat, Hera mengijinkan Kratos
untuk membunuh Ares dan sekaligus menggantikannya sebagai dewa perang.
Kratos pada awalnya hanyalah manusia biasa yang dikaruniai dewa Apollo kekuatan
dan kegagahan yang melebihi manusia lainnya.
7. Athena
Athena
yang dialih-aksarakan sebagai Athene, adalah seorang Dewi Yunani yang
melambangkan kebijaksanaan, ilmu pengetahuan dan strategi perang. Athena juga
dikenal sebagai dewi yang mengajari para pahlawan.
Athena
adalah seorang dewi perang bersenjata dan tak pernah digambarkan sebagai anak
kecil, selalu sebagai seorang dara (perawan / parthenos). Kuil Parthenon di
kota Athena, Yunani adalah kuilnya yang paling terkenal.
Ia tidak memiliki suami atau kekasih, meski sekali peristiwa Hephaestus pernah
mencoba menggodanya namun gagal. Athena juga merupakan adik dari Ares sang dewa
perang.
Athena juga terkenal akan belas kasihannya pada manusia saat para dewa yang
sewenang-wenang berkuasa. Dia pernah membunuh Medusa dan meletakkan kepalanya
pada sebuah perisai yang dinamakan “Perisai Aegis”, sebuah perisai yang menurut
mitos sangat kuat.
Dalam beberapa epik mitologi Yunani kuno, konon Athena sangat ganas dan berani
di medan pertempuran. Semua yang ada pada Athena membuat Zeus jatuh hati dan
menjadikan Athena sebagai anak kesayangannya.
8. Apollo
Apollo
adalah putra hasil dari hubungan Zeus dan Leto. Dia adalah saudara kembar dari
Artemis. Apollo adalah dewa musik yang digambarkan selalu memainkan kecapi emas
dan merupakan seorang dewa pemanah yang sering memanah dengan busur peraknya.
Dia adalah dewa
penyembuh yang mengajarkan obat-obatan pada manusia, dewa cahaya, dan juga dewa
kebenaran yang tidak bisa berkata dusta.
9. Aphrodite
Aphrodite
adalah dewi cinta, keindahan dan keinginan. Konon dia memiliki sabuk ajaib yang
bisa membuat siapa saja yang diinginkannya menjadi menginginkan dia.
Kisah
kelahiran Aphrodite ada dua versi cerita yang berbeda. Versi pertama mengatakan
bahwa ia adalah anak hasil dari hubungan Zeus dan Dione. Versi kedua merujuk
kepada kisah ketika Cronos mengalahkan Oranos dan melemparkannya ke lautan,
Aphrodite kemudian muncul dari buih busa yang timbul dalam kerang.
Aphrodite mempunyai Hefestus sebagai suaminya. Ia juga mempunyai seorang anak
bernama Eros yang menjadi dewa asmara. Aphrodite konon pernah selingkuh dengan
Ares.
10. Hermes
Hermes
adalah putra hasil dari hubungan Zeus dan Maia. Hermes juga merupakan dewa
utusan Zeus. Hermes merupakan dewa yang paling cepat di antara dewa lainnya.
Dia
digambarkan selalu memakai sandal bersayap, topi bersayap, dan tongkat ajaib.
Dia merupakan dewa yang menciptakan olahraga balap karena kebiasaannya yang
selalu bergerak cepat. Dia juga merupakan dewa penuntun mereka yang mati menuju
dunia bawah tanah.
Hermes seringkali muncul dalam beberapa epik Yunani dan digambarkan sebagai
dewa pembawa keberuntungan dan kemakmuran sehingga ia menjadi dewa favorit di
antara dewa-dewa di Olympus.
11. Artemis
Artemis
adalah Dewi berburu yang sama liarnya dengan alam itu sendiri. Dia merupakan
dewi suci bagi pemburu dan pelindung kaum muda yang dengan tenang mengatur
tempat-tempat bumi yang liar.
Karena dikutuk
oleh Hera yang mengetahui dia adalah anak hasil hubungan Zeus dan Leto, maka
Artemis pun terpaksa harus dilahirkan di suatu pulau yang tidak pernah
tersentuh oleh matahari.
Zeus kemudian berbaik hati dengan mengangkat sebuah pulau dari dasar laut yang
belum pernah disentuh sinar matahari, pulau itu bernama Ortygia. Leto pun
melahirkan di pulau tersebut.
Artemis lahir pertama pada bulan keenam. Ia lalu membantu ibunya melahirkan
Apollo, yang lahir pada bulan ketujuh. Mungkin oleh sebab inilah Artemis
disebut juga sebagai dewi kelahiran.
12. Hephaestus
Hephaestus
merupakan satu-satunya dewa yang tidak memiliki paras tampan seperti dewa-dewa
lainnya. Hephaestus adalah anak dari Zeus dan Hera. Dia adalah satu-satunya
dewa yang lumpuh. Ada dua versi cerita yang beredar yang menjelaskan mengenai
kelumpuhannya ini.
Menurut
versi pertama, Hera kesal dengan wujud anaknya yang aneh, ia kemudian
melemparkan Hephaestus ke bumi hingga membuat sang dewa lumpuh. Versi yang
kedua mengatakan jika Zeus kesal dengan Hephaestus yang memiliki sifat seperti
ibunya sehingga Zeus melemparkannya dari gunung Olympus.
Apapun kekurangan yang ada dalam dirinya, ditutupi Hephaestus dengan kekuatan
yang luar biasa. Dan meski ia cacat, atau mungkin justru karena itu ia ahli
menciptakan objek-objek yang sangat indah.
Dari bengkel kerjanya jauh di dalam bumi, penguasa api dan tempaan ini
menciptakan istana, makam dan baju dewa-dewi, seperti: halilintar Zeus dan baju
baja Athena. Dia adalah dewa tukang besi dan pembuat perisai para dewa.