LAPORAN HASIL PENELITIAN
“PENGARUH
RAGI DALAM PEMBUATAN TAPE”
DISUSUN
OLEH:
NAMA : EVIK FAJAR
SAFITRI
NO : 13
KELAS :X MIA 5 ICT
SMAN KEBAKKRAMAT TAHUN AJARAN 20014/2015
BAB I
PENDAHULUAN
PENDAHULUAN
Latar Belakang
Tape ketan
adalah makanan tradisional Indonesia yang terbuat dari bahan ketan yang diolah
secara fermentasi. Dalam proses fermentasi tape ketan: tahap
persiapan,pengerjaan dan fermentasi
merupakan tahap yang berpengaruh penting untuk menghasilkan tape ketan
dengan mutu baik.
Rumusan Masalah
Adakah
pengaruh ragi dalam proses pembuatan tape ketan?
Tujuan Penelitian
Tujuan
penulisan laporan penelitian adalah:
-Untuk mengetahui
langkah-langkah proses pembuatan tape ketan
Manfaat Penelitian
-Sebagai
sumber informasi untuk mengetahui cara pembuatan tape ketan
-Sebagai sumber informasi pengetahuan
tentang proses fermentasi pada pembuatan tape ketan
BAB II
TINJAUAN PUSTAKA
TINJAUAN PUSTAKA
Kajian
Teori
Pengertian Tape
Tape merupakan makanan tradisional
yang banyak dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia, terutama orang sunda. Tape
ini dibuat dengan cara difermentasikan selama 2-3 hari, dengan bantuan bakteri
saccharomyces cerivisiae. Mucor chlamidosporus dan Endomycopsis fibuligera.
Pengertian Fermentasi
Fermentasi
adalah proses produksi energi dalam sel dalam keadaan anaerobik (tanpa
oksigen). Secara umum, fermentasi adalah salah satu bentuk respirasi anaerobik,
akan tetapi, terdapat definisi yang lebih jelas yang mendefinisikan fermentasi
sebagai respirasi dalam lingkungan anaerobik dengan tanpa akseptor elektron
eksternal.
Kajian dan Hasil Penelitian
Fermentasi yang terjadi pada beras ketan terjadi selama 3 hari.Proses pembuatan tape ketan ini ada hal-hal yang harus diperhatikan supaya proses fermentasi tersebut berlangsung secara sempurna. Selama
proses fermentasi tidak memerlukan oksigen. Oleh
karena itulah, proses fermentasi pada ketan yang tertutup rapat. Lamanya proses fermentasi
juga mempengaruhi hasil tersebut.
Rumusan Hipotesis
Pemberian ragi yang tepat menentukan berhasilnya
pembuatan tape.
BAB III
METODE PENELITIAN
VariabelMETODE PENELITIAN
a) Variabel Bebas : Pemberian ragi yang tepat
b) Variable terikat : Pembuatan tape berhasil
c) Variabel control : Beras ketan
Populasi dan Sampel
Adapun yang menjadi populasi
dalam penelitian ini adalah keseluruhan tape yang menjadi sampel penelitian.
Alat dan Bahan Pembuatan Tape
Ketan
a) Alat :
1)
Panci 3) Sendok 5)
Centong
2)
Baskom 4) Kompor
b)
Bahan :
1)
beras ketan 3) Air 5) Daun pisang
2)
ragi 4) Ragi
Langkah-langkah kerja:
1. menyiapkan
alat dan bahan.
2. haluskan
ragi mengunakan sendok
3. mencuci
beras ketan hingga bersih.
4.Rendam beras ketan selama semalam
5. Masak beras menggunakan panci diatas
kompor dengan api sedang (seperti memasak nasi)
5. setelah
beras ketan tadi sudah matang, diangkat, lalu dingingkan
6. taburkan
ragi yang dihaluskan diatas ketan
7. masukan
kedalam tempat penyimpanam yang
rapat
8. Setelah 3 hari buka tape ketan dari tempat penyimpanan
Jadwal
Penelitian
Nama kegiatan
|
Hari ke 1
|
Hari ke 2
|
Hari ke 3
|
1.Menyusun proposal
|
X
|
||
2.Menyiapkan alat dan bahan
|
X
|
||
3.Melakukan penelitian
|
X
|
||
4.Analisis data
|
x
|
x
|
x
|
5.Menulis laporan
|
x
|
BAB IV
PEMBAHASAN
PEMBAHASAN
Pembahasan
Pembuatan tape ketan memerlukan kecermatan dan
kebersihan yang tinggi agar ketan dapat menjadi lunak dan proses fermentasi yang berlangsung dengan
baik. Ragi adalah salah satu komponen yang paling penting untuk
membuat tape ketan, karena mengandung bibit jamur yang digunakan untuk fermentasi. Jika pemberian ragi kurang akan berakibat tape menjadi tidak lembut dan
tidak mengandung air, jika pemberian ragi terlalu banyak akan berakibat tape
menjadi sangat masam dan terlalu banyak mengandung air. Jadi pemberian ragi
tape harus pas sesuai takaran.
BAB V
PENUTUP
PENUTUP
Kesimpulan
Setelah melakukan penelitian, dapat disimpulkan bahwa fermentasi yang terjadi pada tape ketan terjadi 3 hari. Selain itu
juga, dalam proses pembuatan tape ini ada hal-hal yang harus diperhatikan
supaya proses fermentasi tersebut berlangsung secara sempurna. Selama proses
fermentasi tidak memerlukan oksigen. Oleh karena itulah, proses fermentasi pada
ketan yang tertutup rapat lebih cepat dibandingkan dengan ketan yang terbuka.Pemberian
ragi yang tepat sangat menentukan keberhasilan
pembuatan tape.Lamanya proses fermentasi juga
mempengaruhi kadar alcohol yang dihasilkan.
Saran
1. Bagi
para pembuat Tape Ketan danTuak, agar memperhatikan kebersihan saat proses
pembuatanya
DAFTAR PUSTAKA
http://makalahpenelitian.blogspot.com/
http://icuk-sugiarto.blogspot.com/2013/11/makalah-pembuatan-fermentasi-tape-ketan.html